- by admin
- 0
- Posted on
Kisi kisi serta soal tematik kelas 3 sd k13
Panduan Lengkap Kisi-Kisi dan Soal Tematik Kelas 3 SD Kurikulum 2013: Menyongsong Pembelajaran yang Efektif dan Menyenangkan
Kurikulum 2013 (K13) hadir dengan paradigma baru dalam pembelajaran, menekankan pada pemahaman mendalam, keterampilan berpikir kritis, dan keterkaitan antar mata pelajaran. Di jenjang Sekolah Dasar, khususnya Kelas 3, pendekatan tematik menjadi tulang punggung pembelajaran. Pembelajaran tematik mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema besar, sehingga siswa dapat melihat gambaran utuh dan memahami konsep secara lebih kontekstual.
Namun, keberhasilan pembelajaran tematik sangat bergantung pada perencanaan yang matang, termasuk penyusunan kisi-kisi soal yang tepat dan pengembangan soal-soal yang relevan. Artikel ini akan menjadi panduan lengkap bagi Bapak/Ibu guru, orang tua, maupun siswa dalam memahami kisi-kisi soal tematik Kelas 3 SD K13, serta menyajikan contoh-contoh soal yang bervariasi.
Memahami Konsep Dasar Kisi-Kisi Soal Tematik K13

Kisi-kisi soal adalah sebuah matriks atau tabel yang memuat garis-garis besar atau kerangka dasar dari materi yang akan diujikan. Dalam konteks pembelajaran tematik K13, kisi-kisi soal berfungsi sebagai peta jalan yang memastikan bahwa soal-soal yang dibuat mencakup seluruh kompetensi dasar (KD) dan indikator pencapaian kompetensi (IPK) yang telah ditetapkan dalam tema pembelajaran.
Mengapa Kisi-Kisi Sangat Penting?
- Fokus pada Kompetensi: Kisi-kisi memastikan bahwa setiap soal dirancang untuk mengukur pencapaian kompetensi tertentu, bukan sekadar menghafal fakta.
- Cakupan Materi yang Merata: Menjamin bahwa semua materi penting dalam tema tercakup dalam soal, tidak ada yang terlewatkan.
- Keseimbangan Tingkat Kesulitan: Membantu dalam menyeimbangkan proporsi soal dari tingkat kognitif yang berbeda (mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, menciptakan).
- Objektivitas Penilaian: Memberikan dasar yang objektif bagi guru dalam menyusun dan menilai soal, mengurangi unsur subjektivitas.
- Panduan bagi Siswa: Secara tidak langsung, kisi-kisi dapat membantu siswa memahami apa saja yang perlu dipelajari dan ditekankan.
Struktur Kisi-Kisi Soal Tematik Kelas 3 SD K13
Kisi-kisi soal tematik K13 biasanya disusun dalam bentuk tabel yang memuat beberapa kolom kunci. Berikut adalah elemen-elemen penting yang umumnya ada dalam kisi-kisi:
- Tema: Menyebutkan tema besar yang sedang dipelajari (misalnya: Tema 1: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup, Tema 2: Menyayangi Tumbuhan dan Hewan, dll.).
- Subtema: Merinci subtema yang dibahas dalam tema tersebut (misalnya: Subtema 1: Ciri-ciri Makhluk Hidup, Subtema 2: Manfaat Tumbuhan, dll.).
- Mata Pelajaran: Mengidentifikasi mata pelajaran yang terintegrasi dalam subtema tersebut (misalnya: Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, SBdP, PJOK).
- Kompetensi Dasar (KD): Merujuk pada KD yang harus dicapai dalam subtema dan mata pelajaran tersebut. KD adalah tingkat kemampuan dalam pencapaian kurikulum yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
- Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK): Merinci lebih lanjut apa yang diharapkan dapat dicapai oleh siswa setelah mempelajari materi. IPK adalah penanda pencapaian KD yang lebih spesifik.
- Bentuk Soal: Menentukan jenis soal yang akan dibuat (misalnya: Pilihan Ganda, Isian Singkat, Uraian/Esai, Menjodohkan).
- Nomor Soal: Urutan nomor soal sesuai dengan yang akan ditampilkan pada lembar soal.
- Tingkat Kesulitan (Opsional): Dapat ditambahkan untuk memastikan keseimbangan soal (Mudah, Sedang, Sulit).
- Materi/Ranah Kognitif: Menyebutkan secara spesifik materi yang diukur atau ranah kognitif yang diuji (misalnya: Mengidentifikasi, Menjelaskan, Menghitung, Menyimpulkan, Menganalisis).
Contoh Format Kisi-Kisi (Sederhana):
| No. | Tema / Subtema | Mata Pelajaran | Kompetensi Dasar (KD) | Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) | Bentuk Soal | Nomor Soal | Materi/Ranah Kognitif |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Tema 1: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup | Bahasa Indonesia | 3.x Menganalisis informasi tentang perubahan wujud benda… | 3.x.1 Mengidentifikasi informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan hewan. | Pilihan Ganda | 1 | Mengidentifikasi |
| 2 | Tema 1: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup | Matematika | 3.y Menjelaskan pola suatu barisan bilangan… | 3.y.1 Menghitung jumlah pertumbuhan kupu-kupu berdasarkan pola. | Isian Singkat | 2 | Menghitung |
| 3 | Tema 1: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup | PPKn | 3.z Memahami makna keberagaman karakteristik individu… | 3.z.1 Menjelaskan pentingnya merawat hewan peliharaan. | Uraian | 3 | Menjelaskan |
Mengembangkan Soal Tematik Kelas 3 SD K13 yang Efektif
Setelah kisi-kisi tersusun, langkah selanjutnya adalah membuat soal yang benar-benar mengukur IPK yang telah ditentukan. Kunci dari soal tematik K13 adalah kontekstualisasi dan integrasi antar mata pelajaran.
Prinsip-Prinsip Pengembangan Soal:
- Sesuai dengan IPK: Setiap soal harus secara langsung mengukur satu atau lebih IPK yang tertera di kisi-kisi.
- Jelas dan Lugas: Pertanyaan dan pilihan jawaban (jika ada) harus mudah dipahami oleh siswa kelas 3. Hindari kalimat yang ambigu atau terlalu panjang.
- Kontekstual: Gunakan cerita, gambar, atau situasi yang relevan dengan tema dan kehidupan sehari-hari siswa.
- Terintegrasi: Soal dapat mencakup unsur dari beberapa mata pelajaran dalam satu pertanyaan, namun tetap fokus pada kompetensi utama yang diukur.
- Beragam Tingkat Kognitif: Sediakan soal dari berbagai tingkat kesulitan, mulai dari mengingat fakta sederhana hingga menganalisis informasi.
- Hindari Pengecoh yang Menyesatkan: Pilihan jawaban pada soal pilihan ganda sebaiknya masuk akal namun salah, bukan sesuatu yang jelas-jelas tidak mungkin.
- Valid dan Reliabel: Soal yang baik harus valid (mengukur apa yang seharusnya diukur) dan reliabel (memberikan hasil yang konsisten jika diujikan berulang kali).
Contoh Soal Tematik Kelas 3 SD K13 Beserta Pembahasannya
Mari kita lihat beberapa contoh soal yang terintegrasi dalam tema pembelajaran Kelas 3 SD K13.
Tema 1: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup
Subtema 1: Ciri-Ciri Makhluk Hidup
Contoh Soal 1 (Bahasa Indonesia – PPKn)
-
Kisi-kisi:
- KD: 3.1 Memahami informasi tentang perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari dalam teks lisan dan tulisan.
- IPK: 3.1.1 Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dari teks bacaan.
- IPK: 4.1.1 Menyajikan informasi tentang ciri-ciri makhluk hidup secara tertulis.
- Mata Pelajaran Terintegrasi: Bahasa Indonesia, PPKn (Nilai Kasih Sayang terhadap Makhluk Hidup).
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda.
- Ranah Kognitif: Mengidentifikasi, Memahami.
-
Soal:
Bacalah teks di bawah ini dengan saksama!
"Kucing adalah hewan yang lucu. Kucing bergerak dengan berjalan menggunakan kakinya. Kucing membutuhkan makanan untuk mendapatkan energi dan minum untuk menghilangkan haus. Kucing juga bernapas menggunakan paru-paru. Saat kecil, anak kucing terlihat berbeda dengan induknya, yang menandakan adanya pertumbuhan. Kucing suka bermain dan terkadang mengeong saat merasa senang atau lapar."Berdasarkan teks tersebut, manakah di bawah ini yang BUKAN termasuk ciri-ciri makhluk hidup yang disebutkan pada kucing?
A. Bergerak
B. Membutuhkan makanan
C. Memiliki sayap
D. Bernapas -
Pembahasan: Teks menyebutkan kucing bergerak, membutuhkan makanan, dan bernapas. Kucing tidak memiliki sayap. Pilihan C adalah jawaban yang tepat karena tidak sesuai dengan ciri-ciri kucing sebagai makhluk hidup yang disebutkan dalam teks. Soal ini menguji pemahaman teks dan identifikasi ciri makhluk hidup, sekaligus mengaitkan dengan pengetahuan umum tentang hewan.
Contoh Soal 2 (Matematika – SBdP)
-
Kisi-kisi:
- KD: 3.2 Menghubungkan data yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.
- IPK: 3.2.1 Menghitung jumlah perkembangan kupu-kupu berdasarkan pola bilangan.
- IPK: 4.2.1 Menggambar pola yang menunjukkan pertumbuhan kupu-kupu.
- Mata Pelajaran Terintegrasi: Matematika, SBdP (Pola gambar).
- Bentuk Soal: Isian Singkat.
- Ranah Kognitif: Menghitung, Menerapkan.
-
Soal:
Perhatikan pola pertumbuhan jumlah daun pada tanaman berikut!
Gambar 1: 1 daun
Gambar 2: 3 daun
Gambar 3: 5 daun
Gambar 4: … daunBerapa jumlah daun pada Gambar 4?
-
Pembahasan: Pola pertumbuhan daun adalah bertambah 2 setiap gambar (1, 3, 5, …). Jadi, jumlah daun pada Gambar 4 adalah 5 + 2 = 7 daun. Soal ini menguji kemampuan siswa dalam mengidentifikasi dan melanjutkan pola bilangan, yang juga dapat dikaitkan dengan visualisasi pertumbuhan dalam seni.
Contoh Soal 3 (PPKn – Bahasa Indonesia)
-
Kisi-kisi:
- KD: 3.4 Memahami kewajiban dan hak diri sebagai anggota keluarga dan warga sekolah.
- IPK: 3.4.1 Menjelaskan pentingnya merawat hewan peliharaan sebagai bentuk tanggung jawab.
- IPK: 4.4.1 Menceritakan pengalaman merawat hewan peliharaan.
- Mata Pelajaran Terintegrasi: PPKn, Bahasa Indonesia (Menyampaikan pendapat).
- Bentuk Soal: Uraian Singkat.
- Ranah Kognitif: Menjelaskan, Menganalisis.
-
Soal:
Mengapa kita perlu merawat hewan peliharaan dengan baik? Jelaskan menurut pendapatmu! -
Pembahasan: Jawaban siswa diharapkan mencakup alasan seperti: agar hewan tidak sakit, tumbuh sehat, menjadi teman yang baik, dan sebagai bentuk rasa sayang serta tanggung jawab. Soal ini menguji pemahaman siswa tentang tanggung jawab dan hak hewan peliharaan, serta kemampuan mereka dalam mengartikulasikan pendapat.
Tema 2: Menyayangi Tumbuhan dan Hewan
Subtema 2: Manfaat Tumbuhan
Contoh Soal 4 (Matematika – IPA)
-
Kisi-kisi:
- KD: 3.5 Mengukur panjang benda menggunakan satuan baku dengan alat ukur panjang.
- IPK: 3.5.1 Menghitung panjang berbagai jenis tanaman dalam satuan meter.
- IPK: 4.5.1 Mengurutkan hasil pengukuran panjang tanaman.
- Mata Pelajaran Terintegrasi: Matematika, IPA (Pengetahuan tentang Tumbuhan).
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks.
- Ranah Kognitif: Mengukur, Membandingkan.
-
Soal:
Di taman sekolah terdapat beberapa tanaman. Budi mengukur tinggi tanaman tersebut menggunakan meteran:- Pohon mangga: 3 meter
- Pohon jambu: 2 meter
- Bunga mawar: 1 meter
- Pohon kelapa: 4 meter
Manakah pernyataan berikut yang BENAR?
(1) Pohon mangga lebih tinggi dari pohon jambu.
(2) Bunga mawar adalah tanaman terpendek.
(3) Pohon kelapa adalah tanaman tertinggi.
(4) Pohon jambu lebih tinggi dari pohon kelapa.Pilihlah jawaban yang benar!
A. (1), (2), dan (3)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (1), (2), (3), dan (4) -
Pembahasan:
- (1) Benar, 3 meter > 2 meter.
- (2) Benar, 1 meter adalah yang terpendek.
- (3) Benar, 4 meter adalah yang tertinggi.
- (4) Salah, 2 meter < 4 meter.
Jadi, pernyataan yang benar adalah (1), (2), dan (3). Jawaban yang tepat adalah A. Soal ini menguji kemampuan pengukuran dan perbandingan kuantitas, serta menghubungkannya dengan pengetahuan tentang jenis-jenis tanaman.
Contoh Soal 5 (SBdP – Bahasa Indonesia)
-
Kisi-kisi:
- KD: 3.3 Memahami karya seni dekoratif.
- IPK: 3.3.1 Mengidentifikasi motif-motif dekoratif pada tumbuhan.
- IPK: 4.3.1 Membuat karya seni dekoratif dengan motif tumbuhan.
- Mata Pelajaran Terintegrasi: SBdP, Bahasa Indonesia (Deskripsi karya seni).
- Bentuk Soal: Menjodohkan.
- Ranah Kognitif: Mengidentifikasi, Menghubungkan.
-
Soal:
Jodohkan gambar motif dekoratif di sebelah kiri dengan nama tumbuhan yang mendasarinya di sebelah kanan!(Gambar: Motif daun, motif bunga, motif batang)
Dengan:
- Bunga Mawar
- Daun Sirih
- Batang Pohon Pisang
-
Pembahasan: Siswa diminta mencocokkan bentuk motif dekoratif dengan tumbuhan yang menjadi inspirasinya. Ini menguji kemampuan identifikasi visual dan pengetahuan tentang bentuk-bentuk tumbuhan yang umum dijadikan motif seni.
Penutup
Penyusunan kisi-kisi yang baik dan pengembangan soal tematik yang berkualitas adalah kunci keberhasilan pembelajaran di Kelas 3 SD Kurikulum 2013. Dengan pendekatan yang terstruktur dan berfokus pada kompetensi, Bapak/Ibu guru dapat menciptakan evaluasi yang tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan melihat keterkaitan antar berbagai ilmu pengetahuan. Semoga panduan dan contoh soal ini bermanfaat dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna bagi seluruh siswa.
>
Catatan:
- KD dan IPK: Dalam artikel ini, saya menggunakan placeholder seperti "3.x" dan "3.y". Bapak/Ibu guru perlu menggantinya dengan KD dan IPK yang sebenarnya sesuai dengan tema dan subtema yang diajarkan.
- Jumlah Soal: Contoh soal yang diberikan hanya beberapa. Dalam kisi-kisi yang sebenarnya, akan ada lebih banyak baris yang mencakup semua KD dan IPK yang direncanakan. Jumlah soal per tema bisa bervariasi, tetapi penting untuk menjaga keseimbangan antar mata pelajaran dan tingkat kesulitan.
- Kreativitas Guru: Contoh soal ini hanyalah ilustrasi. Guru dapat berkreasi dengan berbagai bentuk soal dan konteks yang lebih menarik bagi siswa.
- Penyesuaian: Artikel ini bisa disesuaikan lagi dengan detail spesifik dari tema yang sedang dibahas di sekolah Anda.
Semoga artikel ini memenuhi permintaan Anda!
