- by admin
- 0
- Posted on
Kisi kisi penulisan soal kelas 1 temas 3
Membangun Fondasi Literasi dan Numerasi: Panduan Lengkap Menyusun Kisi-Kisi Soal Kelas 1 Tema 3
Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran yang berpusat pada siswa, berfokus pada pemahaman konsep, dan mengintegrasikan berbagai elemen pembelajaran. Pada jenjang Sekolah Dasar, khususnya Kelas 1, tema pembelajaran menjadi wadah penting untuk mengantarkan siswa pada pengenalan dunia sekitar mereka melalui berbagai pengalaman. Tema 3, yang umumnya berfokus pada "Benda di Sekitarku" atau varian serupa, menawarkan kekayaan materi yang dapat dikembangkan menjadi soal-soal evaluasi yang efektif.
Menyusun kisi-kisi soal yang baik adalah langkah krusial bagi guru dalam merancang evaluasi yang valid, reliabel, dan mampu mengukur pencapaian belajar siswa secara optimal. Kisi-kisi berfungsi sebagai peta jalan, memastikan bahwa setiap aspek penting dari materi pembelajaran telah terwakili dalam soal-soal yang dibuat. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana menyusun kisi-kisi penulisan soal untuk Kelas 1 Tema 3, dengan fokus pada bagaimana mengaitkannya dengan Capaian Pembelajaran (CP) dan tujuan pembelajaran, serta jenis-jenis soal yang relevan.
Memahami Konteks Kelas 1 Tema 3

Sebelum melangkah ke penyusunan kisi-kisi, penting untuk memahami esensi dari Tema 3 di Kelas 1. Tema ini biasanya bertujuan untuk:
- Mengenalkan objek fisik di lingkungan terdekat siswa: Melalui pengamatan langsung, siswa diajak mengidentifikasi berbagai benda di kelas, rumah, sekolah, atau lingkungan bermain.
- Mengembangkan kemampuan observasi dan deskripsi: Siswa dilatih untuk mengamati ciri-ciri benda (warna, bentuk, ukuran, tekstur, kegunaan) dan mendeskripsikannya secara sederhana.
- Memperkenalkan konsep dasar sains terkait benda: Ini bisa mencakup pengenalan sifat-sifat benda (padat, cair, gas), perubahan wujud sederhana, atau benda-benda yang terbuat dari bahan tertentu.
- Membangun pemahaman awal tentang klasifikasi benda: Siswa mulai belajar mengelompokkan benda berdasarkan kriteria tertentu (misalnya, berdasarkan warna, bentuk, atau fungsi).
- Mengembangkan kemampuan bahasa dan komunikasi: Melalui kegiatan membaca, menulis, dan bercerita tentang benda-benda.
- Mengintegrasikan konsep numerasi: Menghitung jumlah benda, membandingkan ukuran, mengenali pola sederhana yang melibatkan benda.
Dengan pemahaman ini, guru dapat mulai merancang kisi-kisi yang relevan dan bermakna.
Pilar Utama Penyusunan Kisi-Kisi Soal
Penyusunan kisi-kisi soal yang efektif berlandaskan pada beberapa pilar utama:
- Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP): Ini adalah fondasi utama. Soal harus secara langsung mengukur sejauh mana siswa telah mencapai CP dan TP yang telah ditetapkan untuk Tema 3.
- Materi Pokok: Mengidentifikasi sub-topik atau konsep kunci yang dibahas dalam Tema 3.
- Tingkat Kognitif: Menentukan kedalaman pemahaman yang diharapkan dari siswa, mulai dari ingatan (mengingat, mengenali) hingga pemahaman (menjelaskan, membandingkan) dan aplikasi sederhana. Untuk Kelas 1, fokus utama biasanya pada tingkat ingatan dan pemahaman dasar.
- Bentuk Soal: Memilih jenis soal yang paling sesuai untuk mengukur kompetensi yang dituju (pilihan ganda, menjodohkan, isian singkat, uraian singkat).
- Alokasi Waktu dan Bobot Soal: Merencanakan jumlah soal dan tingkat kesulitannya untuk memastikan evaluasi berjalan efisien dan adil.
Langkah-langkah Menyusun Kisi-Kisi Soal Kelas 1 Tema 3
Mari kita uraikan langkah-langkah praktis dalam menyusun kisi-kisi:
Langkah 1: Identifikasi Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) Tema 3
Pertama, guru perlu merujuk pada dokumen kurikulum yang berlaku untuk mengidentifikasi CP dan TP spesifik untuk Tema 3 di Kelas 1. Sebagai contoh, jika CP untuk Fase A (Kelas 1-2) adalah:
- "Peserta didik menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dan bernalar mengenai berbagai hal di sekitarnya, serta memahami informasi dari berbagai media."
- "Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman tentang konsep bilangan dan angka melalui permainan dan aktivitas konkret."
Dan TP untuk Tema 3 ("Benda di Sekitarku") dapat dirumuskan seperti:
- TP 3.1: Siswa dapat mengidentifikasi minimal 5 jenis benda di lingkungan kelas berdasarkan nama dan bentuknya.
- TP 3.2: Siswa dapat menyebutkan minimal 3 ciri-ciri fisik suatu benda (misalnya warna, ukuran) dengan bahasa yang sederhana.
- TP 3.3: Siswa dapat membandingkan dua benda berdasarkan ukurannya (lebih besar/lebih kecil).
- TP 3.4: Siswa dapat mengelompokkan benda berdasarkan warnanya.
- TP 3.5: Siswa dapat mengenali dan menyebutkan kegunaan sederhana dari benda-benda umum.
- TP 3.6: Siswa dapat menghitung jumlah benda dalam kelompok kecil (maksimal 10).
Langkah 2: Memetakan Materi Pokok
Dari TP yang telah diidentifikasi, guru dapat merinci materi pokok yang perlu diujikan. Untuk Tema 3, materi pokoknya bisa meliputi:
- Nama-nama benda di sekitar (misalnya: meja, kursi, buku, pensil, bola, tas, pintu, jendela, dinding).
- Ciri-ciri benda (warna, bentuk, ukuran, tekstur).
- Perbandingan benda (lebih besar, lebih kecil, sama besar).
- Klasifikasi benda (berdasarkan warna, bentuk, fungsi).
- Kegunaan benda-benda umum.
- Konsep bilangan terkait benda (menghitung jumlah).
Langkah 3: Menentukan Tingkat Kognitif
Untuk Kelas 1, tingkat kognitif yang paling relevan adalah:
- Mengingat (C1): Mengingat fakta, istilah, konsep dasar. Contoh: "Sebutkan nama benda ini."
- Memahami (C2): Menjelaskan ide atau konsep. Contoh: "Apa warna pensil ini?" atau "Benda mana yang lebih besar?"
Meskipun aplikasi (C3) bisa sedikit disentuh, fokus utama adalah membangun pemahaman dasar.
Langkah 4: Merancang Bentuk Soal
Berikut adalah beberapa bentuk soal yang cocok untuk Kelas 1 Tema 3, beserta contoh penerapannya:
-
Pilihan Ganda (PG): Cocok untuk menguji identifikasi, pemahaman konsep sederhana, dan perbandingan.
- Contoh PG (TP 3.1, C1): Benda yang digunakan untuk menulis adalah… a. Buku b. Pensil c. Tas
- Contoh PG (TP 3.3, C2): Perhatikan gambar bola merah dan bola biru. Bola mana yang lebih besar? (Gambar bola merah lebih besar dari bola biru). a. Bola merah b. Bola biru c. Keduanya sama besar.
-
Menjodohkan: Sangat efektif untuk menguji hubungan antara benda dan kegunaannya, atau benda dan namanya.
- Contoh Menjodohkan (TP 3.5, C1/C2):
(Gambar Buku) ——-> (Untuk membaca)
(Gambar Kursi) ——> (Untuk duduk)
(Gambar Pensil) ——> (Untuk menulis)
- Contoh Menjodohkan (TP 3.5, C1/C2):
-
Isian Singkat: Berguna untuk menguji ingatan nama benda, warna, atau jumlah sederhana.
- Contoh Isian Singkat (TP 3.1, C1): Benda yang biasa digunakan untuk makan adalah __________. (Sendok)
- Contoh Isian Singkat (TP 3.4, C1): Warna bendera Indonesia adalah merah dan __________. (Putih)
-
Uraian Singkat/Jawaban Pendek: Memungkinkan siswa untuk mendeskripsikan ciri-ciri benda atau mengelompokkan benda dengan kata-kata mereka sendiri.
- Contoh Uraian Singkat (TP 3.2, C2): Sebutkan dua ciri-ciri pensil! (Contoh jawaban: panjang, warna biru, terbuat dari kayu).
- Contoh Uraian Singkat (TP 3.4, C2): Kelompokkan benda-benda berikut menjadi dua kelompok: benda berwarna merah dan benda berwarna biru. (Diberikan gambar beberapa benda berwarna merah dan biru).
-
Gambar dan Instruksi: Sangat visual dan interaktif untuk siswa kelas 1.
- Contoh (TP 3.6, C1): Lingkari 5 buah apel dari gambar berikut. (Diberikan gambar 10 buah apel).
Langkah 5: Membuat Tabel Kisi-Kisi
Setelah semua elemen di atas teridentifikasi, guru dapat menyusunnya dalam bentuk tabel. Tabel kisi-kisi ini akan menjadi panduan utama dalam penulisan soal.
Contoh Tabel Kisi-Kisi Penulisan Soal Kelas 1 Tema 3
| No. | Capaian Pembelajaran (CP) / Tujuan Pembelajaran (TP) | Materi Pokok | Tingkat Kognitif (C1/C2) | Bentuk Soal | Jumlah Soal | Nomor Soal | Catatan/Indikator Soal |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. | TP 3.1: Mengidentifikasi jenis benda | Nama benda kelas | C1 | PG | 2 | 1, 2 | Siswa dapat memilih nama benda yang tepat dari pilihan. |
| 2. | TP 3.1: Mengidentifikasi jenis benda | Nama benda rumah | C1 | Isian Singkat | 1 | 3 | Siswa dapat menuliskan nama benda yang disebutkan kegunaannya. |
| 3. | TP 3.2: Menyebutkan ciri-ciri benda | Ciri warna benda | C2 | PG | 1 | 4 | Siswa dapat mengidentifikasi warna benda yang ditunjukkan. |
| 4. | TP 3.2: Menyebutkan ciri-ciri benda | Ciri bentuk benda | C2 | Uraian Singkat | 1 | 9 | Siswa dapat menyebutkan minimal 2 ciri bentuk dari gambar benda. |
| 5. | TP 3.3: Membandingkan benda berdasarkan ukuran | Perbandingan ukuran | C2 | PG | 1 | 5 | Siswa dapat memilih benda yang lebih besar/kecil dari dua gambar. |
| 6. | TP 3.4: Mengelompokkan benda berdasarkan warna | Klasifikasi warna | C2 | Menjodohkan | 1 | 6 | Siswa dapat memasangkan benda dengan kelompok warnanya yang sesuai. |
| 7. | TP 3.4: Mengelompokkan benda berdasarkan warna | Klasifikasi warna | C2 | Uraian Singkat | 1 | 10 | Siswa dapat mengelompokkan 3-4 benda berdasarkan warna yang diminta. |
| 8. | TP 3.5: Mengenali kegunaan benda | Kegunaan benda | C1 | Menjodohkan | 1 | 7 | Siswa dapat memasangkan benda dengan kegunaannya yang tepat. |
| 9. | TP 3.5: Mengenali kegunaan benda | Kegunaan benda | C1 | PG | 1 | 3 | Siswa dapat memilih kegunaan yang tepat dari suatu benda. |
| 10. | TP 3.6: Menghitung jumlah benda | Hitungan benda | C1 | PG | 1 | 8 | Siswa dapat memilih jumlah benda yang tepat dari gambar. |
| 11. | TP 3.6: Menghitung jumlah benda | Hitungan benda | C1 | Gambar/Instruksi | 1 | 11 | Siswa dapat menandai sejumlah benda sesuai instruksi. |
| Total | 12 |
Langkah 6: Menentukan Jumlah Soal dan Bobot
Jumlah soal harus disesuaikan dengan alokasi waktu yang tersedia dan kemampuan siswa kelas 1 dalam mengerjakan soal. Untuk Kelas 1, jumlah soal yang tidak terlalu banyak (misalnya 10-15 soal) akan lebih efektif. Bobot soal dapat diberikan secara merata jika tingkat kesulitan dianggap sama, atau dibedakan jika ada soal yang lebih menantang. Dalam contoh di atas, total ada 12 soal yang mencakup berbagai TP.
Tips Tambahan dalam Menyusun Soal Kelas 1 Tema 3
- Gunakan Bahasa yang Sederhana dan Jelas: Hindari kalimat yang panjang atau rumit. Gunakan kosakata yang akrab bagi anak usia 6-7 tahun.
- Visual yang Menarik: Gambar dan ilustrasi sangat penting. Pastikan gambar jelas, berwarna, dan relevan dengan materi.
- Konteks yang Akrab: Soal harus berkaitan dengan pengalaman sehari-hari siswa, seperti benda di kelas, benda di rumah, atau benda saat bermain.
- Fokus pada Pemahaman Konsep Dasar: Jangan membebani siswa dengan konsep yang terlalu abstrak. Tekankan pemahaman konkret.
- Variasi Bentuk Soal: Menggunakan berbagai bentuk soal membantu mengakomodasi gaya belajar siswa yang berbeda dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang pemahaman mereka.
- Uji Coba (Pilot Test): Jika memungkinkan, ujicobakan beberapa soal pada sekelompok kecil siswa untuk melihat apakah soal tersebut mudah dipahami dan mengukur apa yang seharusnya diukur.
- Perhatikan Aspek Afektif dan Psikomotorik (jika relevan): Meskipun artikel ini fokus pada soal tertulis, penting untuk diingat bahwa pembelajaran di Kelas 1 juga mencakup pengamatan sikap dan unjuk kerja. Jika ada indikator yang perlu diukur melalui observasi, catat dalam kisi-kisi atau rencana evaluasi terpisah.
Kesimpulan
Menyusun kisi-kisi soal yang baik untuk Kelas 1 Tema 3 adalah investasi waktu yang sangat berharga. Dengan mengaitkan setiap soal secara strategis dengan Capaian Pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran, serta mempertimbangkan tingkat kognitif dan bentuk soal yang tepat, guru dapat menciptakan evaluasi yang tidak hanya mengukur pengetahuan siswa, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk literasi, numerasi, dan pemahaman mereka tentang dunia di sekitar mereka. Kisi-kisi yang terstruktur akan menjadi jembatan antara pembelajaran yang dirancang dan hasil belajar yang diharapkan, memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemajuan mereka.
>
